Barangkali
sama seperti kebanyakan Mama lain (yang mengikuti saran dari berbagai pakar dan
sumber!), saya berusaha meminimalkan paparan gadget atau gawai pada anak-anak.
Kenapa? Ya seperti yang sering kita baca
ulasannya di internet dan media sosial, gawai itu lebih banyak mudharatnya
ketimbang manfaatnya. Salah satu
mudharatnya nih, layar gawai itu memancarkan sinar biru yang konon bisa
menyebabkan gangguan tidur, kegemukan, dan masalah pada mata anak. Para ahli
menyebut masalah pada mata ini sebagai digital
eye strain atau ketegangan mata digital. Gejalanya: mata kering,
iritasi, penglihatan buram, mata lelah, leher dan pundak nyeri, serta sakit
kepala. Nah lho!
Tapiii,
ternyata kakeknya si kecil (yang adalah Papa saya), punya pandangan yang
berbeda dengan saya. Menurut sang kakek, tidak apa-apa anak diberi gawai.
Selain untuk bermain, gawai juga bisa jadi sarana belajar buat anak. “Jangan
sampai anak jadi gaptek kaya kakeknya,” begitu kata Papa saya. Saya, sih, masih
keukeh belum setuju. Selain takut efeknya terhadap kesehatan mata anak, saya
juga takut anak jadi kecanduan sama games dan internet. Saya takut ia
membuka-buka situs di internet yang tak aman, takut ia jadi malas belajar
karena keasyikan main games, takut begini dan takut begitu….
Sampai
akhirnya suatu hari si kakek membelikan kado sebuah ponsel pintar untuk anak
sulung saya yang berulang tahun ke-8. Acer Liquid Z320! Awalnya saya protes
pada Papa. “Kenapa kasih kado ponsel?" Ponsel pintar lagi! Sungguh, saya lebih
rela jika anak saya dihadiahi konsol permainan saja sekalian, karena lebih
mudah bagi saya untuk mengatur jadwal penggunaannya di rumah. Tapi si Kakek punya
jawaban jitu. Katanya, “Papa sudah pilihkan ponsel pintar teraman untuk anak-anak.
Acer Liquid Z320 ini saran dari beberapa Tante kamu. Katanya ramah anak. Coba
saja kamu cari informasinya di internet!”
Oh, begitu,
ya? Baiklah, saya langsung berselancar di Google mengetikkan kalimat “Acer
Liquid Z320 ramah anak”. Saya buka dan baca satu persatu ulasan tentang ponsel
pintar yang baru diluncurkan November tahun lalu. Ternyata, meski masuk
kategori ponsel murah, Acer Liquid Z320 punya spesifikasi yang lumayan, lho.
Androidnya sudah Lollipop, memori internal 8 GB, dan RAM 1 GB. Bentuknya juga
keren, kok. Ponsel yang katanya memiliki dimensi 136 x 66,5 x 9,6 mm dan bobot
142 gram ini memiliki sudut lengkung yang tampaknya membuat ponsel ini nyaman
digenggam. Paslah untuk ukuran tangan anak umur 8 tahun jika ingin
mengoperasikannya dengan satu tangan. Kalaupun ditaruh di kantong baju atau
saku celana, tidak bakalan makan tempat atau menyembul keluar dari kantong. Fitur
kameranya juga tidak mengecewakan. Kamera belakang berkekuatan 5 megapiksel sudah
cukup bagus untuk anak berfoto-foto dengan teman-temannya. Ditambah lagi dengan
kamera depan berkekuatan 2 megapiksel, wahh…, itu sudah lumayan bagus untuk selfie tuh…! Dan, meskipun materialnya
terbuat dari plastik, kesan mewah masih terlihat di bagian belakang yang
memiliki aksen garis-garis.
![]() |
| dari www.acerid.com |
Oke, kesan
pertama saya: Ponsel pintar Acer Liquid Z320 ini layak untuk dibeli. Dengan
harga satu jutaan, Anda mendapatkan spesifikasi yang cukup bagus dari merek
Acer yang sudah mendunia.
Tugas saya selanjutnya adalah mencari tahu soal fitur Kids Center yang sudah di pre-instal dalam ponsel Acer Liquid Z320. Dari ulasan yang saya baca, fitur ini berisi berbagai konten yang bermanfaat untuk anak-anak, seperti aplikasi edukasi untuk membantu anak belajar sekaligus mengasah kreativitasnya, serta berbagai permainan dan video yang bisa ditonton anak di waktu luangnya. Kita sebagai orang tua tak perlu khawatir soal keamanannya, karena Kids Center ini dapat membatasi aplikasi konten dan akses data yang tidak sesuai dengan usia anak. Kids Center bahkan dilengkapi dengan parental control untuk memantau aktivitas internet anak, sekaligus mencegah anak mengunduh konten dewasa atau membeli aplikasi baru tanpa seizin orang tua. Keren, ya?
![]() |
| dari www.acerid.com |
![]() |
| dari beritagar.id |
Baiklah, sepertinya saya akan mengizinkan si sulung saya memakai ponsel baru hadiah dari kakeknya itu. Tapi sebelum itu, masih ada satu langkah lagi yang harus saya lakukan sebelum menurunkan izin 100 persen, mencoba sendiri aplikasi Kids Center di Acer Liquid Z320. Jadi, inilah hasil ‘investigasi’ saya pada Kids Center di Acer Liquid Z320.
Tampilan full color
Begitu membuka fitur Kids Center di Acer Liquid Z320, saya langsung tertarik pada tampilan full color yang mendominasi. Ikon aplikasi yang ada di dalamnya pun berwarna-warni. Begitu Kids Center dibuka, anak hanya bisa menikmati aplikasi dan situs-situs tertentu yang ada di dalam fitur Kids Center, yang memang dikhususkan untuk mereka sesuai dengan usianya.
Anti bosan
Jangan dipikir aplikasi yang ada di Kids Center ini hanya sedikit, ya. Selain sudah menyediakan ribuan konten untuk anak, Kids Center juga rutin memberikan usulan aplikasi, permainan, dan video yang sesuai dan aman untuk anak. Jadi, aplikasi yang bisa diakses anak akan terus bertambah setiap harinya.
Ekstra aman
Selain memang sudah disesain aman dari pabriknya, masih ada fitur Extra Safe Zone yang dapat mengunci ponsel di Kids Center meskipun telah dinyalakan ulang. Fitur ini bisa diaktifkan jika orang tua masih saja merasa khawatir kalau-kalau anak ‘tersesat’ saat berselancar di Kids Center atau menemukan hal-hal yang tak sesuai dengan usia mereka.
Galeri pribadi
Di Kids Center, anak bisa punya galeri pribadi berisi foto-foto selfie dirinya. Yang menarik pada aplikasi kamera ini, akan ada bingkai foto lucu yang muncul saat anak memotret. Ada juga stiker-stiker lucu untuk menghias foto. Jadi, hasil fotonya lebih keren daripada foto-foto di galeri utama.
Selain foto, anak juga bisa menyimpan gambar-gambar lucu hasil mewarnainya yang ia dapat di Coloring Pages.
Mudah digunakan
Meski berisi banyak sekali aplikasi dan fitur, Kids Center ini sangat mudah dioperasikan oleh anak di bawah usia 12 tahun. Pengaturan-pengaturan baru yang dibuat oleh orang tua juga mudah dipahami anak.
Fiuhh… leganya mengetahui kalau si Acer Liquid Z320 ini benar-benar ponsel pintar yang ramah anak. Persetujuan langsung saya berikan pada si sulung untuk memiliki ponsel berlayar 4,5 inchi ini. Sambil berbisik padanya, “Kapan-kapan Mama boleh pinjam, ya!” Hihihi…, soalnya, selain ramah anak, ponsel Acer Liquid Z320 ini juga oke banget untuk mendengarkan musik, lho. Secara ya, Mama yang satu ini paling tidak bisa kerja tanpa diiringi musik. Nah, hasil mengutak-atik si Acer Liquid Z320 tadi, saya menemukan kalau ponsel ini juara untuk mendengarkan musik sekelas konser, baik lewat speaker maupun earphone. Ini berkat dukungan teknologi DTS Sound, yang memungkinkan kita menikmati alunan musik dengan kualitas output audio yang super jernih. Ditambah lagi, ya, ponsel Acer Liquid Z320 ini juga punya 3 aplikasi musik super keren yang tidak bakal ditemui di ponsel pintar lainnya, yaitu:
1.
Musixmatch
Aplikasi
ini keren… karena bisa menampilkan lirik dari setiap lagu yang sedang diputar
di Acer Liquid Z320 kita. Bisa ikutan nyanyi, deh.
2.
Mixzing
Selain
juga menampilkan lirik lagu yang sedang diputar, aplikasi ini juga bisa memutar
musik dan secara video bersamaan, lho. Bisa karaokean, nih.
3.
Music
Rocket Player
Seperti
halnya musikus andal, kita bisa atur sendiri suara musik yang akan kita
dengarkan lewat equalizer yang ada di
aplikasi ini. Musik yang biasa-biasa sekalipun bisa kita ubah jadi sebuah
konser mini di telinga kita.
Kurang apa lagi, coba?
Yuk, ah, buruan ke toko ponsel.
![]() |
| http://www.acerid.com/z320blogcompetition/ |










Acer Liquid Z320 emang bener bener aman untuk anak anak karena fitur Kids Centernya, sehingga orang tua tak perlu khawatir jika anak bermain dengan smartphone, terutama saat mengakses internet. By The Way, kunjungan baliknya ya di amir-silangit.blogspot.com/2016/01/meningkatkan-prestasi-belajar-anak.html terimakasih, good luck ya buat lombanya :D
BalasHapus